Karakteristik Udang Jerbung

Karakteristik Udang Jerbung

Udang Bisnis yang Menggiurkan

Halo Sahabat Oshrimp, jenis udang apa saja yang kamu ketahui? Pasti rata-rata akan mengatakan udang lobster, vaname, dll. Namun tahukah kamu tentang udang jerbung? Udang yang satu ini namanya memang tidak terlalu familiar terdengar oleh telinga kita. Udang ini merupakan salah satu spesies dari famili Penaeidae. Udang Jerbung memiliki nama latin (Penaeus Merguiensis) merupakan kekayaan alam hayati yang tersebar luas hampir di seluruh Indonesia. Udang jerbung atau udang putih bahkan sangat terkenal di mancanegara dengan nama lokal masing – masing, misalnya di Australia  disebut Banana Prawn/White Prawn, di Jepang disebut Tenjikuebi/Banana Ebi, di Malaysia dinamakan Udang kaki merah/Udang pasir, di daerah Pakistan disebut Jaira, Philippines (Hipon buti), dan Thailand (Kung chaebauy). 

Morfologi Udang Jerbung

Udang Jerbung mempunyai bentuk rostrum hampir segitiga, warna tubuh kuning jernih tanpa sabuk dengan bintik kecoklatan serta dapat mencapai panjang total 24 cm untuk betina dan 20 cm untuk jantan. Habitat yang disukai udang ini adalah dasar laut (10 – 45 m) yang lumer, biasanya terdiri dari campuran lumpur dan pasir. Daerah paparan yang banyak menerima aliran sungai adalah daerah yang disenangi udang. Udang menyenangi daerah yang terjadi pencampuran air sungai dengan air laut (estuaria), karena di daerah ini banyak terdapat makanan serta zat-zat hara yang dibutuhkan udang. Oleh karena itu daerah di sekitar muara sungai merupakan daerah yang baik bagi udang. Banyak sedikitnya sungai yang bermuara ke suatu daerah akan menentukan luas atau sempitnya daerah udang di suatu perairan. Udang jerbung aktif mencari makan pada siang hari, tidak meliang dan hidup di dasar perairan yang keruh, sehingga penangkapan udang jerbung lebih baik dilakukan siang hari.
Karakteristik Udang Jerbung.

Produksi Udang Jerbung di Indonesia

Berdasarkan data dari FAO, Indonesia merupakan negara penghasil udang jerbung terbesar di dunia. Jumlah produksinya dapat mencapai sekitar 65 ribu ton. Jumlah produksi ini sebanding dengan ketersediaan sumberdaya udang jerbung di perairan kita. Selain itu, banyaknya jenis alat tangkap di Indonesia yang menjadikan udang jerbung sebagai hasil tangkapan utama. Beberapa alat tangkap yang digunakan untuk menangkap udang jerbung, diantaranya: jatilap (trammel net), jaring dogol, bubu (perangkap) dan jaring lainnya yang dioperasikan menyapu dasar perairan.

Demikian informasi mengenai karakteristik udang jerbung. Udang ini sebenarnya banyak di perairan Indonesia, namun kebanyakan produksi udang jerbung kita diekspor. Di dalam negeri udang jerbung sering dimanfaatkan untuk ditumis,  digoreng, dibuat satai, hingga dibakar dan diberikan saus tertentu. Rasanya yang enak, gurih, dan memiliki protein yang tinggi membuat udang jerbung selalu laris di pasaran. Tertarik untuk membeli udang jerbung atau ingin membudidayakannya?
Karakteristik Udang Jerbung.

Salam Oshrimp

Karakteristik Udang Jerbung

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *